Penyucian Kuda Jathilan saat Bulan Suro tiba di Umbul Grogolan
Aktivitas yang berlangsung di sekitar Umbul Ngemplak meliputi kegiatan sehari-hari seperti mandi, mencuci, berenang, memancing, serta aktivitas bermain anak-anak. Pada masa lalu, mata air ini juga pernah ditebari ikan sebagai bagian dari upaya pemanfaatan sumber daya air. Secara tradisi, belum terdapat ritual khusus yang secara rutin dilakukan, kecuali pada bulan Suro, ketika mata air digunakan untuk mencuci kuda yang dipakai dalam pertunjukan tari Jathilan. Hingga
kini, bilik mata air masih ada, meskipun akses menuju lokasi belum sepenuhnya memadai. Pada musim hujan, kawasan mata air cenderung kotor akibat lumut dan sampah alami seperti daun-daunan. Fasilitas pendukung seperti kamar mandi dan sumur masih tersedia, namun sebagian sudah tidak terawat dan tidak lagi berfungsi secara optimal. Upaya pembersihan lingkungan yang dahulu dilakukan sebelum pembendungan kini lebih difokuskan pada perawatan struktur bendungan. Umbul Ngemplak merepresentasikan hubungan erat antara masyarakat dan sumber daya air, sekaligus mencerminkan potensi pengelolaan mata air berbasis komunitas yang masih memerlukan perencanaan dan dukungan berkelanjutan untuk pengembangan di masa mendatang.