SOSIALISASI PENYAKIT MULUT dan KUKU (PMK) PADA HEWAN TERNAK

Umbulmartani- Rabu, 27 Juli 2022 Pukul 09.00 Kalurahan Umbulmartani mengadakan sosialisasi Bahaya PMK pada hewan ternak di Aula Kalurahan Umbulmartani. 

Warga masyarakat yang di undang sosialisasi adalah para peternak hewan yang bisa tertular penyakait PMK (Peternak Sapi dan Kambing).

Dokter hewan, ibu Yeni menjelaskan apa itu PMK penyebab dan cara pengobatannya.

PMK atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus. Mengapa kita harus waspada terhadap penyakit PMK? 

Penyakit ini dapat menyebar dengan sangat cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi.

Penyakit PMK disebabkan oleh virus Foot and Mouth Disease (FMDV) yang masuk dalam famili Picornaviridae dan genus Aphtovirus. Dirangkum dari Media Publikasi Litbang Kementerian Pertanian, hewan yang terinfeksi PMK memperlihatkan gejala klinis yang patognomonik berupa lepuh/lesi pada mulut dan pada seluruh teracak kaki.

ciri sapi dan hewan ternak yang terinfeksi penyakit PMK:

1. Demam hingga 39-41 derajat Celcius

Pembengkakan kelenjar, terutama di daerah mandibula/rahang bawah

2. Terdapat luka di sekitar mulut, moncong, gusi, kuku, hingga ambing atau payudara

3. Produksi air liur tinggi

4. Hewan ternak kesulitan menelan makanan

5. Hewan tidak mau makan

6. Hewan bernapas dengan cepat dan kesulitan berdiri

7. Luka pada kuku mengakibatkan kuku ternak terlepas.